Reaksi Buffon Manusiawi, Apa yang dikatakannya?

0
82

Spotgol – Gianluigi Buffon bereaksi keras atas penalti yang diberikan untuk Real Madrid hingga berbuah kartu merah. Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memaklumi reaksi kaptennya itu.

Kartu Merah untuk Buffon mewarnai kemenangan 3-1 Juve atas Madrid di leg kedua perempatfinal Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4/2018) dini hari WIB. Meski menang, Juve tetap tersingkir karena kalah agregat 3-4.

Dalam laga tersebut, Juve sudah berada dalam posisi unggul 3-0 saat wasit memberikan penalti untuk Madrid di penghujung masa injury time. Wasit Michael Oliver menunjuk titik putih karena menilai Medhi Benatia melakukan pelanggaran terhadap Lucas Vasquez.

BACA JUGA: Dapat 1,28 Milyar Tanpa Modal !!!

Protes keras langsung dilancarkan Buffon terhadap wasit asal inggris itu. Oliver kemudian mengacungkan kartu merah untuk Buffon.

“Terlalu banyak kebingungan dan inilah yang terjadi. Gigi bereaksi seperti itu dan bisa dipahami, “Allegri mengatakan.

“Saya tidak tahu apakah ini akan jadi pertandingan terakhir Gigi di Liga Champions tapi ada tiga detik tersisa dan kami nyaris meraih hasil bersejarah, sesuatu yang dia saksikan terlepas dari tangannya.”

“itu adalah reaksi yang manusiawi dan saya pikir dia seharusnya dipahami. Dalam momen itu, ada banyak kebingungan dan wasit mengambil kartu merah.”

Terkait kontroversi yang muncul akibat penalti tersebut, Allegri mendesak UEFA agar segera menggunakan VAR.

“Tidak ada VAR jadi kami kalah. Tak banyak yang bisa dikatakan. ini adalah masalah UEFA. Saya selalu bilang VAR adalah alat yang sangat penting untuk keputusan objektif dan penting. Tapi tidak ada VAR dan kami harus menerimanya,” Allegri mengatakan.

Apa Sih yang Dikatakan Buffon ke Wasit Sampai-sampai Dikartu Merah?

Image result for buffon red card

Buffon dikartu merah oleh Oliver akibat protes kerasnya setelah Oliver memberikan penalti untuk Madrid di injury time. Buffon sendiri melakukan protes keras karena menilai insiden antara Medhi Benatia dan Lucas Vazquez bukanlah sebuah pelanggaran.

Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia seusai pertandingan, Buffon ditanya soal perkataannya kepada Oliver yang berujung kartu merah. Apa penjelasan Buffon?

“Tak ada yang aneh kok. Wasit kehilangan plot, saya menerima itu. Saya tak akan menerima bahwa seorang wasit memimpin pertandingan seperti ini, yang melibatkan dua tim top, dan tidak memiliki karakter, keberanian, atau kemampuan untuk membuat keputusan-keputusan yang tenang,” ujar Buffon.

“Dia jelas tidak siap. Memberikan penalti seperti itu, setelah sebuah pertandingan yang tak terlupakan, mengusir seseorang yang tak pernah dikartu merah karena protes dalam hidupnya, dalam pertandingan terakhir saya, adalah sama sekali tak bisa diterima,” tambahnya.

“Jika Anda melakukan itu, Anda adalah seekor binatang, Anda punya tempat sampah di tempatnya hati. Kami melakukan sesuatu yang epik malam ini dan performa kami heroik,” kata kiper berusia 40 tahun itu.

Setelah Buffon diusir oleh Oliver, Juventus memasukkan kiper pengganti Wojciech Szczesny. Namun, Szczesny tak sanggup menghentikan tendangan penalti Cristiano Ronaldo.

Juventus sebelumnya lebih dulu unggul 3-0 atas Madrid melalui dua gol Mario Mandzukic dan satu gol Blaise Matuidi.

“Saya pergi dari sini dengan sebuah pertandingan tak terlupakan, melihat 18 orang pejuang dengan hasrat untuk berkeringat dan menampilkan performa istimewa. Cuma para pemain Juve yang bisa melakukan itu,” kata Buffon.

“Saya senang karena kami pergi dengan kepala tegak dan meraih kembali kebanggaan untuk sepakbola Italia. Saya juga memuji Roma atas pencapaian mereka, karena saya terharu oleh comeback mereka untuk menyingkirkan Barcelona dan berharap mereka bisa terus melaju untuk memenangi trofi. Besok saya akan mendukung Lazio di perempatfinal Liga Europa, karena kami harus menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sepakbola Italia,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here