Kemungkinan Bale akan Pergi dari Madrid Semakin Besar.

0
111

Spotgol – Gareth Bale dan Real Madrid dikabarkan bakal berpisah pada musim panas ini. Isu ini kian kencang  menyusul kabar memburuknya relasi Bale dengan Zinedine Zidane.

Menurut Laporan AS, dicadangkannya Bale dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions melawan Juventus menjadi indikasi terkuat bahwa tak ada tempat lagi untuk pemain asal Wales itu di tim utama Los Blancos.

Dalam pertandingan di Allianz Stadium, Rabu (4/4/2018) dini hari WIB, Bale hanya duduk di bangku cadangan. itu adalah pertama kalinya Bale, sejak gabung Madrid pada 2013, tidak dimainkan sama sekali di Liga Champions meski kondisinya fit.

Dilaga itu, Zidane lebih memilih untuk memasukkan Lucas Vasquez, Marco Asensio, dan Mateo Kovacic. Ketika Cristiano Ronaldo mencetak gol saltonya yang fenomenal itu, Bale tertangkap kamera terlihat murung di tempat duduknya.

Bukan kali ini saja Bale tak jadi pilihan utama Zidane di Liga Champions. Dalam dua laga melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar, eks pemain Tottenham Hotspur itu juga cuma jadi pemain pengganti.

Dalam pertandingan leg pertama di Santiago Bernabeu, Bale hanya main selama 22 menit. Usai pertandingan, Bale dikabarkan langsung masuk ke ruang ganti dan menjadi satu-satunya pemain Madrid yang tak memberi salam kepada suporter.

Sementara pada laga leg kedua di Parc des Princes, ia cuma tampil 14 menit. Jika ditotal, Bale hanya main 36 menit di fase knockout sejauh ini. Secara keseluruhan, Bale hanya tampil empat kali di Liga Champions musim ini dengan dua kali sebagai starter.

Di La Liga, Bale memang masih kerap dimainkan Zidane. Pemain berusia 28 tahun itu tercatat 15 kali jadi starter dari total 20 kali penampilan dan mencetak 11 gol.

Faktor cedera memang mengganggu performa Bale musim ini. Namun, pilihan Zidane untuk lebih banyak menurunkan Bale di La Liga ketimbang Liga Champions disebut-sebut jadi indikasi bahwa pemain yang direkrut dengan memecahkan rekor transfer itu bukan lagi pilihan utama dan bakal dilepas musim panas ini.

BACA JUGA: Dapat 1,2 Milyar Tanpa Modal !!!

Seperti diketahui, asa Madrid untuk juara La Liga amat tipis jika tak bisa dibilang mustahil. Sedangkan Liga Champions merupakan peluang terakhir bagi Madrid untuk meraih trofi di musim ini sekaligus kompetisi yang paling bernilai untuk klub.

Jika pada akhirnya Madrid sukses di Liga Champions, maka Zidane diprediksi akan tetap lanjut jadi pelatih setelah masa depannya sempat dispekulasikan di awal musim. Bertahannya Zidane di Bernabeu bisa berarti kabar buruk untuk Bale.

AS juga melaporkan bahwa Zidane sebenarnya tak keberatan melepas Bale pada musim panas lalu demi mendatangkan Kylian Mbappe. Namun pada akhirnya Bale memilih untuk bertahan kendati sudah kencang dikabarkan bakal gabung Manchester United.

Musim panas ini, MU dikabarkan akan kembali mencoba untuk menggaet Bale. Sport melaporkan bahwa Jose Mourinho sebenarnya sudah berhasil meyakinkan Bale untuk hijrah ke Old Trafford sejak musim panas lalu. Melihat situasinya di Madrid saat ini, bukan tidak mungkin Bale akan menyambut tawaran Setan Merah.

BACA JUGA:  Fakta dan Analisis Gerard tentang Cara Liverpool Atasi City

Bale Dinilai Tak Cocok Bermain di Man Utd Asuhan Mou.

Sukses mendatangkan striker Arsenal, Alexis Sanchez, pada bursa transfer musim dingin 2018, nyatanya tak membuat Manchester United puas untuk terus merekrut pemain bintang lainnya. Pasalnya, klub berjuluk The Red Devils itu dikabarkan akan mencoba mendatangkan striker Real Madrid, Gareth Bale, pada bursa transfer musim panas 2018.

Tentu bukan rahasia lagi bahwa Bale merupakan salah satu pemain yang sudah lama sangat diinginkan Man United. Bahkan, striker berpaspor Wales itu telah menjadi bidikan The Red Devils sejak masih berseragam Tottenham Hotspur. Kendati begitu, nyatanya tak semua pihak setuju akan kehadiran Bale di Man United.

Salah satu orang yang menentang perekrutan Bale ke Man United adalah mantan bek mereka, Paul Parker. Pasalnya, Parker menilai kalau Bale bergabung dengan Man United, maka hal tersebut tetap tidak akan menjadikan The Red Devils sebagai tim yang padu. Parker tentunya menyoroti gaya permainan Bale yang telah berubah semenjak bergabung dengan Madrid.

Saat masih membela Spurs dan masa awal di Madrid, Bale merupakan seorang winger yang kerap bermain melebar. Namun, seiring berjalannya waktu posisi Bale pun berubah menjadi semakin ke tengah. Parker menilai bahwa akan sulit bagi Bale untuk kembali ke posisinya semula untuk bermain melebar, untuk menjadi sosok yang dibutuhkan Man United.

Sementara itu, Man United sendiri telah memiliki sejumlah pemain yang ingin bermain lebih ke tengah, seperti Anthony Martial dan Marcus Rashford. Maka dari itu, menurut Parker pembelian Bale nantinya hanya akan menjadi sia-sia belaka. Terlebih lagi, pelatih Man United, Jose Mourinho, disebutnya kerap semena-mena dalam menempatkan pemainnya. Seperti yang terjadi kepada Paul Pogba yang kini bermain lebih ke belakang.

“United akan membuat perekrutan besar di musim panas, yang akan menjadi hal bagus. Namun, Anda juga akan bertanya-tanya bahwa apakah mereka akan menjadi sebuah tim? Anda harus bertanya-tanya apakah seorang seperti Gareth Bale akan cocok? Di mana dia akan bermain?” jelas Parker, mengutip dari Daily Star, Jumat (6/4/2018).

“Dia bukan pemain yang bermain melebar lagi dan senang melakukan pekerjaannya di tengah. Terdapat banyak pemain yang sudah ditempatkan di tengah di United. Martial ingin ke tengah. Rashfor ingin ke tengah dan sangat bagus di posisi itu. Bale hanya akan menjadi pemain lain yang ingin menjadi penyerang tengah,” lanjutnya.

“Kami melihat ini sepanjang waktu bahwa para pemain datang dan tidak membuahkan hasil karena mereka bukan lagi para pemain seperti di klub lama mereka. Itu semua tergantung dari gaya sepakbola Mourinho,” tuntas Parker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here